Naeswaritv.com | METRO – Di tengah meningkatnya tantangan kebencanaan yang berpotensi menimbulkan dampak gizi buruk, Dinas Kesehatan Kota Metro menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat kesiapsiagaan.
Melalui pengiriman tenaga kesehatan terpilih untuk mengikuti Pelatihan Gizi Bencana Tingkat Provinsi, Kota Metro menegaskan komitmennya menghadirkan solusi cepat, tepat, dan berkelanjutan dalam situasi darurat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, S.T., M.Kes. menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin.
“Kami menyiapkan tenaga kesehatan yang tidak hanya siaga, tetapi juga siap bertindak menyelamatkan kelompok rentan dari risiko gizi buruk saat bencana terjadi,” kata dia, Selasa (16/7/2025).
Pelatihan yang berlangsung pada 13–18 Juli 2025 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Lampung ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota.
Mereka dibekali pengetahuan penting mulai dari manajemen respons gizi, koordinasi lintas sektor, kajian dampak bencana terhadap status gizi masyarakat, hingga penyusunan rencana kesiapsiagaan gizi berbasis konteks lokal.

Menurut Dr. Eko, Metro terus berupaya menghadirkan sistem kesehatan yang tidak hanya tanggap darurat, tetapi juga mampu melakukan perencanaan matang dalam jangka panjang.
“Pelatihan ini bukan hanya soal teori. Ini tentang kesiapan nyata menghadapi kondisi terburuk, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap kelompok paling rentan,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Kota Metro menilai kegiatan ini juga sebagai momentum penting memperkuat jejaring antar daerah, membangun sinergi, serta meningkatkan kapasitas internal dalam pelaksanaan respons gizi yang terstruktur.

Dengan begitu, Metro tidak hanya hadir saat krisis, tetapi hadir dengan solusi sistematis yang berpihak pada keselamatan masyarakat.
Dr. Eko berharap peserta yang mengikuti pelatihan mampu menjadi motor penggerak perubahan di lapangan.
“Kami tidak ingin sekadar hadir saat bencana. Kami ingin hadir dengan solusi yang siap dan sistematis,” pungkasnya. (ADV)
